Take a photo of a barcode or cover
54 reviews for:
Kodėl vyrai nesiklauso,o moterys nesiorientuoja žemėlapiuose
Allan Pease, Barbara Pease
54 reviews for:
Kodėl vyrai nesiklauso,o moterys nesiorientuoja žemėlapiuose
Allan Pease, Barbara Pease
challenging
funny
informative
lighthearted
reflective
medium-paced
Dalam keadaan tertekan, wanita berbicara tanpa berpikir, sedangkan laki-laki bertindak tanpa berpikir. Tak heran 90% penghuni penjara adalah laki-laki dan 90% pengunjung terapis adalah perempuan.
an absolutely hilarious and insightful book!
This book is so informative and very eye-opening. It's not the stereotype of books about the differences between men and women, it rather helps you understand the natural and innate differences, things that went missing in an environment that exerts all the efforts to prove otherwise.
This is a back-to-basics kind of read. And it confirmed so many theories I always had, wheather they were related to religion or history or psychology or even biology.
And the most amazingly ironic part, that this book helped me understanding many things about myself as well.
This is a back-to-basics kind of read. And it confirmed so many theories I always had, wheather they were related to religion or history or psychology or even biology.
And the most amazingly ironic part, that this book helped me understanding many things about myself as well.
Lot's of repeating, but I learnt like 3 new things, so I guess it was worth it. Last few chapters are maybe good for single people.
Although I am not made for non-fictional books, I finished this book. It took me a long time to finish it. I learned about the differences between men and women, why we behave the way we do, the functioning of our brains, why homosexuals are the way they are, what we want from sex, and everything else about being men and women.
"Men and women are different. Not better or worse---just different."
"Men and women are different. Not better or worse---just different."
Buku ini bagus, penyampaiannya sederhana, ringkas, dan mudah dis
elesaikan dalam sekali duduk.
Dalam setiap bab, kita akan mengenal bagaimana cara wanita dan pria dalam berpikir, menanggapi masalah, melihat sebuah objek, apa yang bisa dan tidak bisa dilakukan oleh mereka, dan bagaimana menyelesaikan sebuah masalah dari masing-masing peran.
Misalnya:
1. Wanita memiliki kemampuan spasial yang rendah dibandingkan pria. Wanita tidak bisa membaca peta, tetapi bisa mencari benda dari jarak terjauh yang tidak bisa dicari pria.
2. Pria memiliki pandangan yang sempit, sementara wanita memiliki sudut pandang yang luas. Sehingga wanita jarang ketahuan saat menatap pria lain, sementara pria harus menengok dulu untuk melihat sebuah objek.
3. Wanita bisa dengan mudah melakukan beberapa pekerjaan sekaligus, sementara pria harus satu per satu pekerjan diselesaikan.
4. Pria hanya punya satu ekspresi emosi dalam wajahnya, sementara wanita punya banyak ekspresi dalam mengungkapkan perasaannya.
5. Wanita menginginkan banyak hubungan seks dengan pria yang ia cintai, sementara pria hanya menginginkan seks yang banyak. Wanita bergairah karena ucapan yang didengarnya, sementara pria bergairah karena pemandangan yang ia lihat.
Dan ada banyak hal lainnya yang diulas dalam buku ini.
elesaikan dalam sekali duduk.
Dalam setiap bab, kita akan mengenal bagaimana cara wanita dan pria dalam berpikir, menanggapi masalah, melihat sebuah objek, apa yang bisa dan tidak bisa dilakukan oleh mereka, dan bagaimana menyelesaikan sebuah masalah dari masing-masing peran.
Misalnya:
1. Wanita memiliki kemampuan spasial yang rendah dibandingkan pria. Wanita tidak bisa membaca peta, tetapi bisa mencari benda dari jarak terjauh yang tidak bisa dicari pria.
2. Pria memiliki pandangan yang sempit, sementara wanita memiliki sudut pandang yang luas. Sehingga wanita jarang ketahuan saat menatap pria lain, sementara pria harus menengok dulu untuk melihat sebuah objek.
3. Wanita bisa dengan mudah melakukan beberapa pekerjaan sekaligus, sementara pria harus satu per satu pekerjan diselesaikan.
4. Pria hanya punya satu ekspresi emosi dalam wajahnya, sementara wanita punya banyak ekspresi dalam mengungkapkan perasaannya.
5. Wanita menginginkan banyak hubungan seks dengan pria yang ia cintai, sementara pria hanya menginginkan seks yang banyak. Wanita bergairah karena ucapan yang didengarnya, sementara pria bergairah karena pemandangan yang ia lihat.
Dan ada banyak hal lainnya yang diulas dalam buku ini.
This is an unbelievable book about how men and women's brains are different. It is fascinating! You will be quoting it for years after you read it.
informative
lighthearted
mysterious
medium-paced
Interesting stuff. Men can understand so many things from this book. Maybe they surprise too with some facts. Few of them which I already know. It's not felt boring the entire time while reading this book kind off long article.
saya beli buku ini untuk lucu-lucuan saja, menyelingi buku lain yang makin bikin bingung...
tapi memang buku ini ditulis denga lucu, dengan menyenangkan, sehingga kita ingin terus ingin tahu.
terus terang,
banyak yang baru saya tahu tentang hubungan laki-laki dan perempuan, perbedaan dan persamaannya [`same species, different worlds` demikian judul salah satu babnya:], di usia yang sudah senja ini.
cara menjelaskan perbedaan dan persamaannya itu si penulis mengandalkan informasi dari dunia psikologi [psikiatri?:], biokimia, neurologi...dsb yang konon ilmiah dan obyektif itu.
jadi,
buku ini mengajak kita mengapresiasi tubuh dan segenap cara bertindaknya, termasuk hal-hal yang subtil seperti perasaan2, dengan cara ilmiah. hasilnya, kita bisa lebih paham. bisa mengerti mengapa perbedaan2 itu kita jumpai dalam pergaulan sehari-hari.
lucu dan menarik.
baguslah..
tapi memang buku ini ditulis denga lucu, dengan menyenangkan, sehingga kita ingin terus ingin tahu.
terus terang,
banyak yang baru saya tahu tentang hubungan laki-laki dan perempuan, perbedaan dan persamaannya [`same species, different worlds` demikian judul salah satu babnya:], di usia yang sudah senja ini.
cara menjelaskan perbedaan dan persamaannya itu si penulis mengandalkan informasi dari dunia psikologi [psikiatri?:], biokimia, neurologi...dsb yang konon ilmiah dan obyektif itu.
jadi,
buku ini mengajak kita mengapresiasi tubuh dan segenap cara bertindaknya, termasuk hal-hal yang subtil seperti perasaan2, dengan cara ilmiah. hasilnya, kita bisa lebih paham. bisa mengerti mengapa perbedaan2 itu kita jumpai dalam pergaulan sehari-hari.
lucu dan menarik.
baguslah..