A review by aynsrtn
Istana Merah (The Red Palace) by June Hur

adventurous challenging emotional mysterious tense medium-paced
  • Plot- or character-driven? A mix
  • Strong character development? Yes

5.0

Buku pertama di tahun 2025 yang aku beri rating 5/5⭐️

Dari segi premis, penceritaan, plot, karakter, dan plot twist, semua tersusun dengan rapi. Apalagi banyak informasi di era Joseon—dan setelah aku baca Catatan Penulis, ternyata kisah Putra Mahkota Jangheon dalam buku ini diangkat dari kisah nyata—yang menambah pengetahuan aku tentang sejarah dan kultur kerajaan, spesialisasi perawat, pengobatan tradisional, penyelidikan kepolisian, dan forensik di zaman Joseon. Penulisnya melakukan riset dengan sangat apik. Tak hanya mengisahkan intrik politik dan konspirasi kerajaan, tapi juga romansa Joseon antara Hyeon dan Eojin turut membuat pipi merona—efek dari pembaca yang helpless romantic seperti diriku.

Mengisahkan tentang Hyeon, anak haram seorang Menteri Kehakiman era Joseon, yang menjadi perawat istana. Suatu malam, kerajaan dihebohkan dengan pembantaian 4 perempuan dan mentor Hyeon dituduh sebagai pelaku karena tidak memiliki alibi. Demi  melepaskan mentornya dari tuduhan pembunuhan, Hyeon bekerjasama dengan Eojin, inspektur muda dan jenius yang tengah menyelidiki kasus ini. Desas-desus dan selebaran anonim pun bermunculan yang menyebutkan bahwa pelaku pembantaian adalah putera mahkota.

Karakter Hyeon yang kuat, pemberani, cerdas, dan mandiri sungguh karakter yang buat ku berdecak kagum. Disandingkan dengan Eojin, di mana mereka memiliki "kekuatan" yang setara. Apalagi ditambah bumbu-bumbu romansa ala drama sageuk, sukses buat pipi pembaca yang helpless romantic sepertiku merona merah muda. 

Tapi, dari semua karakter yang ada, aku prihatin kepada [redacted] yang hidup penuh dengan pembalasan dendam. Dan ini semua mengacu kepada satu nama, Putra Mahkota Jangheon. Di satu sisi, aku marah atas kebengisannya, tetapi di sisi lain aku kasihan. Putra Mahkota sebenarnya perlu "ditolong". Menurutku dia sudah terkena mental health issues sehingga menimbulkan perilaku amarah yang berakhir dengan kekerasan. Namun karena latar belakang kisah ini di tahun 1700-an, maka pengetahuan mengenai kesehatan jiwa masih jauh belum diketahui secara mendalam.

Ps. Aku akan membaca Memoar Lady Hyegyeong untuk  tahu lebih dalam terkait kisah putera mahkota yang malang ini. 

Akhir kata, novel thriller mystery berlatar sejarah korea selatan era joseon yang sangat paket komplit. Bumbu romansanya meskipun tipis, tapi sukses menyemarakkan suasana.

Loved 💐

Expand filter menu Content Warnings