Scan barcode
A review by aynsrtn
A Suspicious Secondhand Shop - Toko Barang Bekas yang Mencurigakan by Shusuke Michio
hopeful
lighthearted
reflective
medium-paced
4.5
Ini toko barang bekas berkedok kantor detektif atau kantor detektif yang nyambi jual beli barang bekas? hehe.
Buku ini dibagi menjadi 4 bagian [kasus] yang saling berkaitan berdasarkan kejadian di 4 musim, yaitu musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin. Mengisahkan tentang Kasasagi—manajer yang kadang sok pengen jadi detektif; Higurashi—bagian supply & demand yang selalu tekor dan mau aja dibohongin biksu berkali-kali, hiks; dan Nami—siswi kelas 1 SMP yang senang menghabiskan waktu di toko [baca: alasan biar ga perlu lama-lama di rumah]—yang selain menjual barang-barang bekas, tapi juga memecahkan kasus misteri—yang heartwarming.
Bagusssssss!!! Aku baru kali ini menemukan konsep cerita cozy mystery dengan deduksi dan pemecahan kasus seperti yang ada di buku ini. Kasus-kasus yang ada di sini bukan semacam pembunuhan atau kriminal berat, tetapi kasus misteri ringan karena salah paham dan konflik keluarga.
Setiap pembuka bab diawali dengan adegan Higurashi yang "tertipu" oleh biksu, haha. Jadi, pas di bab terakhir terus biksunya mendadak "baik", dia jadi trust issue haha. Lalu, aku sebenarnya kurang suka dengan dinamika Kasasagi dan Higurashi yang alih-alih jadi partner bisnis, malah lebih ke Kasasagi nge-bully secara tersirat ke Higurashi. Kayak anggap si Higurashi tuh bodoh dan polos, sampai bilang dia macam Watson yang tidak berguna. Wow ... bro?? Watson tidak berguna? Malah Higurashi tuh MVP di sini. Dan kesalnya, sampai akhir Kasasagi nggak tahu kalau selama ini Higurashi [sebagian teks hilang].
Kemudian, tokoh Nami, si gadis SMP ini menambah kebingungan buatku terutama pada Higurashi. Kenapa segitu tidak mau mengecewakan Nami sampai dia rela menyusun sedemikian rupa ... sungguh dedikasinya. Tapi, sih ini kayaknya ya, kayaknya Nami udah mulai paham. Karena buku ini sudut pandang Higurashi jadi ya sepemahaman dan sepemikiran Higurashi saja.
Aku memberi 4.5⭐️ nyaris 5⭐️ sih sebenarnya kalau saja Higurashi nggak tetap in disguise sampai akhir, hehe.
Well, kalau ingin membaca J-Lit yang ada bumbu detektif dengan penyelesaian kasus—heartwarming—yang berbeda, buku ini di rekomendasikan~
Buku ini dibagi menjadi 4 bagian [kasus] yang saling berkaitan berdasarkan kejadian di 4 musim, yaitu musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin. Mengisahkan tentang Kasasagi—manajer yang kadang sok pengen jadi detektif; Higurashi—bagian supply & demand yang selalu tekor dan mau aja dibohongin biksu berkali-kali, hiks; dan Nami—siswi kelas 1 SMP yang senang menghabiskan waktu di toko [baca: alasan biar ga perlu lama-lama di rumah]—yang selain menjual barang-barang bekas, tapi juga memecahkan kasus misteri—yang heartwarming.
Bagusssssss!!! Aku baru kali ini menemukan konsep cerita cozy mystery dengan deduksi dan pemecahan kasus seperti yang ada di buku ini. Kasus-kasus yang ada di sini bukan semacam pembunuhan atau kriminal berat, tetapi kasus misteri ringan karena salah paham dan konflik keluarga.
Setiap pembuka bab diawali dengan adegan Higurashi yang "tertipu" oleh biksu, haha. Jadi, pas di bab terakhir terus biksunya mendadak "baik", dia jadi trust issue haha. Lalu, aku sebenarnya kurang suka dengan dinamika Kasasagi dan Higurashi yang alih-alih jadi partner bisnis, malah lebih ke Kasasagi nge-bully secara tersirat ke Higurashi. Kayak anggap si Higurashi tuh bodoh dan polos, sampai bilang dia macam Watson yang tidak berguna. Wow ... bro?? Watson tidak berguna? Malah Higurashi tuh MVP di sini. Dan kesalnya, sampai akhir Kasasagi nggak tahu kalau selama ini Higurashi [sebagian teks hilang].
Kemudian, tokoh Nami, si gadis SMP ini menambah kebingungan buatku terutama pada Higurashi. Kenapa segitu tidak mau mengecewakan Nami sampai dia rela menyusun sedemikian rupa ... sungguh dedikasinya. Tapi, sih ini kayaknya ya, kayaknya Nami udah mulai paham. Karena buku ini sudut pandang Higurashi jadi ya sepemahaman dan sepemikiran Higurashi saja.
Aku memberi 4.5⭐️ nyaris 5⭐️ sih sebenarnya kalau saja Higurashi nggak tetap in disguise sampai akhir, hehe.
Well, kalau ingin membaca J-Lit yang ada bumbu detektif dengan penyelesaian kasus—heartwarming—yang berbeda, buku ini di rekomendasikan~