A review by aynsrtn
Gashale by Herania

emotional lighthearted reflective medium-paced
  • Plot- or character-driven? Character
  • Strong character development? Yes

4.5

Kapan lagi membaca buku romance yang mengandung plot twist(s) seperti ini? Jika melihat dari sampul buku dan blurp-nya terlihat bahwa buku ini bergenre love triangle trope, namun ternyata tidak sesederhana itu. Buku ini tidak hanya berkisah tentang romansa, namun memuat perihal yang lebih kompleks; persahabatan, keluarga, dealing with trauma, dan berduka.

Gashale merupakan akronim dari Asga, Masha, dan Rale. Mereka membentuk channel youtube bernama Gashale tentang konten edukasi dan keseharian mereka. Rale sudah menganggap Masha seperti adiknya sendiri dan Asga pun menyayangi Masha—pada awalnya sebagai sahabat. Semua baik-baik saja hingga salah satu dari mereka mulai tak bisa menyimpan perasaan lebih dari sekadar teman. Dan ternyata ada rahasia besar juga yang siap menjadi boomerang di antara mereka.

Buku ini menyajikan porsi "kesal" yang adil kepada ketiga tokoh utamanya. Uniknya, meskipun kesal, tapi alasan mereka bersikap demikian itu sungguh understandable. Sebab semua ada alasannya, semua ada background masalah yang menyertainya—bukan konflik yang tiba-tiba ada dan membuat mereka bertingkah "mengesalkan".

Bercerita dengan dua sudut pandang yaitu Asga dan Masha. Pembaca menjadi mengerti mengapa Asga terkesan menyabotase kebahagiaan, Masha menjadi "penengah" antara Asga dan Rale namun di sisi lain pun ia bingung harus bagaimana, dan cerita Rale dari kacamata Asga dan Masha. Ya, tokoh Rale tidak menjadi narator di sini. Apa karena sudut pandang Asga sudah cukup amat depresif dan "gelap" ya, jadi kalau ditambah suara Rale malah nanti ga seimbang? Karena meski Asga dan Masha ada sisi "gelap"-nya, tapi Masha lebih "terang" daripada Asga dan Rale.

Adegan yang paling aku suka saat mereka membuat konten do make up with my boyfriend(s). Bayangin deh jadi Masha di-makeup-in sama duo cowok ganteng, hehe. Lalu, tokoh Refal ini sukses bikin ku sebagai pembaca mencak-mencak setiap dia muncul. Duh, Bang ... anda itu fairplay dan kompetitif lho di lapangan bulu tangkis, tapi kok di hubungan personal malah ngeselin parah. Tapi, aku merasa apa yang jadi concern Refal ini sebenarnya baik. Dia nggak suka Masha—sekarang mantannya, dulu pas dari masih jadi pacar—tinggal bareng dengan Asga dan Rale. Meskipun itu katanya demi kebutuhan pembuatan konten dan anggap saja kosan campuran, tapi ya tetap aja perempuan tinggal bersama dengan dua laki-laki dewasa itu bukan hal lumrah di society kita. Sayangnya, cara Refal mengungkap concern-nya ini yang salah, apalagi kesananya dia jadi bastard asshole.

Dan plot twist(s)-nya wow ... pake s ya karena twist-nya nggak hanya satu. Saat semua ter-spill bikin tercenung beberapa kali saat baca. Rollercoaster banget mengaduk hati pembaca. Aku berharap ada sekuel sih, jadi bisa mendengar "suara" Rale langsung dari Rale-nya sendiri. Ya, siapa tahu next buku mengisahkan Rale dan lovey dovey-nya yang ia temui di Ubud [ini cuma khayalan aku sebagai pembaca, haha].

Akhir kata, Gashale ini buku paket komplit yang memadukan romansa, persahabatan, dan keluarga dengan segala dinamikanya. Terima kasih buat Kak Hera yang sudah mengizinkan aku untuk membaca bukunya. Sukses selalu <3

Sukaaak!! 💐

Expand filter menu Content Warnings