Scan barcode
A review by tiareadsbooks25
Hafalan Shalat Delisa (Edisi Revisi) by Tere Liye
4.0
•recently read•
3.8/5⭐
❝Marah dan menangis itu satu jenis. Kalian akan menangis jika saking marahnya. Menangis itu juga satu jenis dengan senang. Kalian akan menangis jika saking senangnya. Dan tentu saja menangis itu benar-benar satu jenis dengan sedih. Kalian akan menangis kalau sedih.❞
—Page 31
❝Ummi.... U-m-m-i, Delisa cinta Ummi karena Allah!❞
—Page 250
•••
Buku ini menceritakan kisah seorang gadis kecil bernama Delisa yang semangat menghafal bacaan sholat-nya demi mendapat hadiah kalung dari Ummi dan sepeda dari Abi. Sayangnya, ketika ia sedang menyetor hafalan sholat kepada Ibu Guru Nur, musibah tsunami menghantam sekolah dan lingkungan tempat tinggalnya, Lhok Nga. Akan kah Delisa berhasil menyelesaikan hafalan shalat-nya dengan baik?
Semua kisah yang mengambil latar belakang bencana Tsunami Aceh 26 Desember 2004 selalu berhasil membuatku bergidik dan terenyuh. Tak terkecuali kisah Delisa dalam buku Hafalan Shalat Delisa. Sepanjang membaca buku ini, aku tak bisa menahan diri untuk meneteskan air mata dan menangis. Sungguh, ini merupakan buku yang begitu menyentuh dan menggetarkan hati.
3.8/5⭐
❝Marah dan menangis itu satu jenis. Kalian akan menangis jika saking marahnya. Menangis itu juga satu jenis dengan senang. Kalian akan menangis jika saking senangnya. Dan tentu saja menangis itu benar-benar satu jenis dengan sedih. Kalian akan menangis kalau sedih.❞
—Page 31
❝Ummi.... U-m-m-i, Delisa cinta Ummi karena Allah!❞
—Page 250
•••
Buku ini menceritakan kisah seorang gadis kecil bernama Delisa yang semangat menghafal bacaan sholat-nya demi mendapat hadiah kalung dari Ummi dan sepeda dari Abi. Sayangnya, ketika ia sedang menyetor hafalan sholat kepada Ibu Guru Nur, musibah tsunami menghantam sekolah dan lingkungan tempat tinggalnya, Lhok Nga. Akan kah Delisa berhasil menyelesaikan hafalan shalat-nya dengan baik?
Semua kisah yang mengambil latar belakang bencana Tsunami Aceh 26 Desember 2004 selalu berhasil membuatku bergidik dan terenyuh. Tak terkecuali kisah Delisa dalam buku Hafalan Shalat Delisa. Sepanjang membaca buku ini, aku tak bisa menahan diri untuk meneteskan air mata dan menangis. Sungguh, ini merupakan buku yang begitu menyentuh dan menggetarkan hati.