Take a photo of a barcode or cover
A review by riskapoetryayu
Look Back by Tatsuki Fujimoto
5.0
Menceritakan tentang seorang murid SMP bernama Fujino yg biasa menggambar manga strip di majalah sekolahnya, ia selalu mendapat pujian dari teman-temannya karena menurut mereka gambar Fujino sangat bagus.
Namun suatu hari murid bernama Kyomoto ikut serta menggambar manga strip di majalah sekolah dan disandingkan dengan karya milik Fujino, hal ini membuat Fujino insecure karena ternyata gambar milik Kyomoto lebih bagus daripada miliknya.
Kyomoto merupakan murid disekolahnya yg tidak pernah hadir dikelas, dan memilih belajar dirumahnya. Kyomoto tidak pernah keluar dari rumahnya.
Setelahnya Fujino stress dan melatih diri setiap hari untuk menggambar lebih baik lagi, hingga tidak terasa ia telah mengabaikan kehidupannya diluar. Namun suatu hari setelah setahun ia berlatih, ia menyerah dan mulai kembali bermain dan menghabiskan waktu dengan teman-temannya.
Setelah kelulusan tiba, Fujino mengantarkan ijazah milik Kyomoto kerumahnya, disinilah pertemuan mereka membuat Fujino kembali ingin memulai karir menggambarnya. Dan mereka pun semakin dekat.
Awalnya kupikir ada semacam parallel time gitu disini, tapi sepertinya itu hanya ilusi atau halusinasi Fujino saja karena belum bisa menerima takdir yg menimpa Kyomoto.
Namun suatu hari murid bernama Kyomoto ikut serta menggambar manga strip di majalah sekolah dan disandingkan dengan karya milik Fujino, hal ini membuat Fujino insecure karena ternyata gambar milik Kyomoto lebih bagus daripada miliknya.
Kyomoto merupakan murid disekolahnya yg tidak pernah hadir dikelas, dan memilih belajar dirumahnya. Kyomoto tidak pernah keluar dari rumahnya.
Setelahnya Fujino stress dan melatih diri setiap hari untuk menggambar lebih baik lagi, hingga tidak terasa ia telah mengabaikan kehidupannya diluar. Namun suatu hari setelah setahun ia berlatih, ia menyerah dan mulai kembali bermain dan menghabiskan waktu dengan teman-temannya.
Setelah kelulusan tiba, Fujino mengantarkan ijazah milik Kyomoto kerumahnya, disinilah pertemuan mereka membuat Fujino kembali ingin memulai karir menggambarnya. Dan mereka pun semakin dekat.
Awalnya kupikir ada semacam parallel time gitu disini, tapi sepertinya itu hanya ilusi atau halusinasi Fujino saja karena belum bisa menerima takdir yg menimpa Kyomoto.