Take a photo of a barcode or cover
rita_nurday 's review for:
Midnight for Charlie Bone
by Jenny Nimmo
Ceritanya menarik, petualangannya cukup seru. Enak dibaca saat ingin bersantai karena ceritanya ringan dan mudah dibaca. Terjemahannya menurut saya sudah oke.
Belum lama saya tertarik dengan cerita fantasi, jadi saya memang belum banyak baca genre tersebut.
Mulai tertarik cerita magical fantasi setelah membaca novel Fantasteen karya Ziggy Z yang judulnya Wonderworks tahun lalu. Ternyata seru! Saya pengen lebih banyak baca yang seperti itu lagi.
Akhirnya saya menemukan Tengah Malam Bagi Charlie Bone ini, senang sekali!
Novel 400an halaman ini menceritakan Charlie Bone yang baru tahu kalau dirinya diberkahi dan harus sekolah di Bloor's academy, tempat siswa seniman berbakat dan orang-orang seperti Charlie berada. Diceritakan melalui sudut pandang orang ketiga.
Konflik dalam novel ini cukup kompleks tetapi tertata rapi sehingga tidak membingungkan. Konflik besarnya adalah mengenai pertanyaan Charlie tentang siapa Raja merah da nenek moyangnya, Sejarah Bloor's Academy yang misterius (yang akan berlanjut ke series berikutnya).
Konflik ringannya berupa pertemanan Charlie, penyesuaiannya dengan sekolah baru dan yang menarik adalah mengenai misteri "kotak yang ditukar dengan seorang bayi" yang berusaha mereka pecahkan.
Masih ada berbagai pertanyaan remeh yang belum terjawab, seperti mengapa Charlie masuk ke kelas musik, kemudian kemampuan bermusiknya yang ujug-ujug meningkat. Kemudian mengapa kelebihan charlie hanya tampil sedikit sekali.
Cerita ini menarik dan seru untuk diikuti, sayang saya belum menemukan sesuatu yang 'klik' istimewa di hati. Mengikuti jalan cerita Charlie merupaka pengalaman menyenangkan!
Cerita ini baru awal series, tentu saja saya ingin membaca cerita selanjutnya! :)
S e k i a n ~
Belum lama saya tertarik dengan cerita fantasi, jadi saya memang belum banyak baca genre tersebut.
Mulai tertarik cerita magical fantasi setelah membaca novel Fantasteen karya Ziggy Z yang judulnya Wonderworks tahun lalu. Ternyata seru! Saya pengen lebih banyak baca yang seperti itu lagi.
Akhirnya saya menemukan Tengah Malam Bagi Charlie Bone ini, senang sekali!
Novel 400an halaman ini menceritakan Charlie Bone yang baru tahu kalau dirinya diberkahi dan harus sekolah di Bloor's academy, tempat siswa seniman berbakat dan orang-orang seperti Charlie berada. Diceritakan melalui sudut pandang orang ketiga.
Konflik dalam novel ini cukup kompleks tetapi tertata rapi sehingga tidak membingungkan. Konflik besarnya adalah mengenai pertanyaan Charlie tentang siapa Raja merah da nenek moyangnya, Sejarah Bloor's Academy yang misterius (yang akan berlanjut ke series berikutnya).
Konflik ringannya berupa pertemanan Charlie, penyesuaiannya dengan sekolah baru dan yang menarik adalah mengenai misteri "kotak yang ditukar dengan seorang bayi" yang berusaha mereka pecahkan.
Masih ada berbagai pertanyaan remeh yang belum terjawab, seperti mengapa Charlie masuk ke kelas musik, kemudian kemampuan bermusiknya yang ujug-ujug meningkat. Kemudian mengapa kelebihan charlie hanya tampil sedikit sekali.
Cerita ini menarik dan seru untuk diikuti, sayang saya belum menemukan sesuatu yang 'klik' istimewa di hati. Mengikuti jalan cerita Charlie merupaka pengalaman menyenangkan!
Cerita ini baru awal series, tentu saja saya ingin membaca cerita selanjutnya! :)
S e k i a n ~