Take a photo of a barcode or cover
A review by putri_utama
Irish Thoroughbred by Nora Roberts
2.0
Ditinggalkan bersama bibi yang berwatak keras setelah kematian kedua orangtuanya saat berumur 10 tahun, hidup Adelia Cunnane benar-benar berat. Bekerja keras setiap waktu tanpa ada ekspresi terima kasih dari bibinya membuat hidup Adelia terasa sepi. Seorang paman Adelia yang berada di Amerika Serikat, Paman Paddy, mengajaknya untuk tinggal bersamanya. Dan Adelia pun terbang melintasi benua, dari Irlandia menuju Amerika Serikat.
Karena terbiasa bekerja keras di Irlandia, ia tidak kerasan berdiam diri di rumah begitu berada di Royal Meadows, tempat pamannya bekerja. Adelia menuntut pamannya agar memperkerjakannya juga disana. Dengan berat hati Paman Paddy meluluskan permintaannya untuk memperkerjakan Adelia sebagai seorang perawat kuda di Royal Meadows.
Kemampuan Adelia menangani kuda membuat kagum semua pekerja di Royal Meadows. Terlebih lagi bagi pemiliknya, Travis Grant. Meski Adelia memandang Travis sebagai pria arogan yang suka merendahkan kemampuannya, Adelia tak bisa berbuat banyak. Toh, Travis itu bosnya. Tapi Adelia juga tak bisa menge-rem mulutnya untuk membalas setiap setiap perkataan Travis yang mengusiknya.
Akhirnya pertengkaran-pertengkaran kecil sering muncul diantara mereka dengan Travis sebagai pemicunya. Sosok Adelia yang tak takut padanya menimbulkan perasaan nyaman dalam diri Travis. Dan kenyamanan itu ia ungkapkan dalam bentuk "mengganggu" Adelia hinga Adelia marah padanya.
Pelan tapi pasti kedekatan mereka menimbulkan cinta di hati Adelia. Tapi Adel cukup tahu diri kalau ia hanya seorang pekerja yang tidak mungkin menyatu dengan bosnya. Apalgi mantan pacar Travis yang cantik dan sempurna itu berniat berbaikan lagi dengan Travis. Travis pun sepertinya tidak bermasalah jika mantan pacarnya mau kembali padanya. Ya.. mungkin Travis hanya bersikap baik pada Adelia. Khususnya saat Paddy terkena serangan jantung dan Travis menawarkan diri untuk menikahi Adelia karena Paddy khawatir jika ia meninggal tak ada seorang pun yang bisa menjaga Adelia.
Terdengar seperti cerita dongeng si Upik Abu alias Cinderella. Hhhhmmm.... mungkin. Yang pasti seperti roman-roman sejenis, yang ini juga berakhir manis dan sarat cerita didalamnya. Tak hanya soal romantisme antara Travis dan Adelia tapi juga cerita kasih sayang yang lain. Seperti kisah sayang antara Adelia dengan Paman Paddy, perlakuan Adelia terhadap keponakan Travis hingga rasa rindu pada tanah kelahiran.
Yang paling saya nikmati dibuku ini adalah dialog-dialog antara Adelia yang polos dan Travis yang iseng serta perasaan Adelia setelahnya. Biasanya setelah bertengkar Adelia selalu mengigit bibirnya dan dalam hati memaki diri sendiri karena berani membalas perkataan si bos dan kekhawatirannya bakal dipecat.
Seperti biasa, saya selalu menaruh perhatian pada cover buku. 11 edisi buku ini saya suka pada cover terbitan Harlequin Portugal tahun 2012. Langit yang berwarna orange itu sungguh tak biasa.
[bc:Fogo Irlandês|13449068|Fogo Irlandês (Corações Irlandeses #1)|Nora Roberts|http://d.gr-assets.com/books/1328143399s/13449068.jpg|849420]
@ Halmahera
07052013
Karena terbiasa bekerja keras di Irlandia, ia tidak kerasan berdiam diri di rumah begitu berada di Royal Meadows, tempat pamannya bekerja. Adelia menuntut pamannya agar memperkerjakannya juga disana. Dengan berat hati Paman Paddy meluluskan permintaannya untuk memperkerjakan Adelia sebagai seorang perawat kuda di Royal Meadows.
Kemampuan Adelia menangani kuda membuat kagum semua pekerja di Royal Meadows. Terlebih lagi bagi pemiliknya, Travis Grant. Meski Adelia memandang Travis sebagai pria arogan yang suka merendahkan kemampuannya, Adelia tak bisa berbuat banyak. Toh, Travis itu bosnya. Tapi Adelia juga tak bisa menge-rem mulutnya untuk membalas setiap setiap perkataan Travis yang mengusiknya.
Akhirnya pertengkaran-pertengkaran kecil sering muncul diantara mereka dengan Travis sebagai pemicunya. Sosok Adelia yang tak takut padanya menimbulkan perasaan nyaman dalam diri Travis. Dan kenyamanan itu ia ungkapkan dalam bentuk "mengganggu" Adelia hinga Adelia marah padanya.
Pelan tapi pasti kedekatan mereka menimbulkan cinta di hati Adelia. Tapi Adel cukup tahu diri kalau ia hanya seorang pekerja yang tidak mungkin menyatu dengan bosnya. Apalgi mantan pacar Travis yang cantik dan sempurna itu berniat berbaikan lagi dengan Travis. Travis pun sepertinya tidak bermasalah jika mantan pacarnya mau kembali padanya. Ya.. mungkin Travis hanya bersikap baik pada Adelia. Khususnya saat Paddy terkena serangan jantung dan Travis menawarkan diri untuk menikahi Adelia karena Paddy khawatir jika ia meninggal tak ada seorang pun yang bisa menjaga Adelia.
Terdengar seperti cerita dongeng si Upik Abu alias Cinderella. Hhhhmmm.... mungkin. Yang pasti seperti roman-roman sejenis, yang ini juga berakhir manis dan sarat cerita didalamnya. Tak hanya soal romantisme antara Travis dan Adelia tapi juga cerita kasih sayang yang lain. Seperti kisah sayang antara Adelia dengan Paman Paddy, perlakuan Adelia terhadap keponakan Travis hingga rasa rindu pada tanah kelahiran.
Yang paling saya nikmati dibuku ini adalah dialog-dialog antara Adelia yang polos dan Travis yang iseng serta perasaan Adelia setelahnya. Biasanya setelah bertengkar Adelia selalu mengigit bibirnya dan dalam hati memaki diri sendiri karena berani membalas perkataan si bos dan kekhawatirannya bakal dipecat.
Seperti biasa, saya selalu menaruh perhatian pada cover buku. 11 edisi buku ini saya suka pada cover terbitan Harlequin Portugal tahun 2012. Langit yang berwarna orange itu sungguh tak biasa.
[bc:Fogo Irlandês|13449068|Fogo Irlandês (Corações Irlandeses #1)|Nora Roberts|http://d.gr-assets.com/books/1328143399s/13449068.jpg|849420]
@ Halmahera
07052013