A review by mycterizans
Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer by Pramoedya Ananta Toer

adventurous emotional informative relaxing slow-paced

4.0

—————— Perawan Remaja dalam Cengkraman Militer 📖
🖊️: Pramoedya Ananta Toer

“…kalian para perawan remaja, telah aku susun surat ini untuk kalian, bukan saja agar kalian tahu tentang nasib buruk yang biasa menimpa para gadis seumur kalian, juga agar kalian punya perhatian terhadap sejenis kalian yang mengalami kemalangan itu… surat kepada kalian ini juga semacam protes, sekalipun kejadiannya telah puluhan tahun lewat…” - Pram.

Sekitar tahun 1943 ramai diperbincangkan perihal janji manis balatentara Jepang untuk menyekolahkan perempuan remaja Indonesia secara cuma-cuma. Namun, janji itu hanya omong kosong belaka. Para remaja tersebut nyatanya hanya dijadikan budak s*eks dan ditinggalkan begitu saja setelah Jepang menyerah pada tahun 1945. 

Perempuan remaja yang ditinggalkan begitu saja hilang arah di berbagai tempat seperti di Jepang, Singapura, serta Pulau Buru.

Peristiwa ini dimuat berdasarkan keterangan kawan-kawan sepembuangan Pram di Pulau Buru. Lepas dari kekejian balatentara Jepang, para perempuan remaja terjerat oleh sumpah adat. Hingga pada akhirnya mereka hanya bisa pasrah dengan keadaan dan tidak akan pernah bisa pulang.