Take a photo of a barcode or cover
autumnfallreader's Reviews (1.05k)
Karena ini buku anak2, jdi nggak ku review, wkwk.
Tpi bukunya bnyak resep, bislah dicoba, wkwkwk.
Tpi bukunya bnyak resep, bislah dicoba, wkwkwk.
Ini sih udah bukan red flag lagi ya, iniamh problematik. Ini adalah contoh novel yg ceweknya dilecehkan tapi diromantisasi.
Iya, si Rafe ini nyium Hannah nggak ada consent-nya sama sekali dan itu mereka baru pertama ketemu, trus yang adegan perpus juga udah jelas Hannah nggak mau.
Yaah, walaupin Hannah menikmati juga ujung2nya tpi y justru itu kenapa ni buku meromantisasi pelecehan seksual.
Enggak zaman dulu nggak zaman sekarang sama aja. Etapi klo zaman dulu lebih parah karena keknya cewek2 masih nyangka klo mereka lebih rendah dri cowok.
Iya, si Rafe ini nyium Hannah nggak ada consent-nya sama sekali dan itu mereka baru pertama ketemu, trus yang adegan perpus juga udah jelas Hannah nggak mau.
Yaah, walaupin Hannah menikmati juga ujung2nya tpi y justru itu kenapa ni buku meromantisasi pelecehan seksual.
Enggak zaman dulu nggak zaman sekarang sama aja. Etapi klo zaman dulu lebih parah karena keknya cewek2 masih nyangka klo mereka lebih rendah dri cowok.
emotional
sad
medium-paced
Plot or Character Driven:
Character
Strong character development:
Yes
Loveable characters:
Complicated
Diverse cast of characters:
Yes
Flaws of characters a main focus:
Yes
Pros:
Cerita Mbak Windry kali ini erat banget sama kehilangan, grieving, penyesalan, dan pengandaian untuk kesempatan kedua. Beberapa hal yang aku suka dari buku ini adalah: Eskalasi karakternya. Cerita ini dibawakan dengan alur campuran. Kita bakalan lebih kenal An setelah masa lalunya terceritakan semua. An di masa sekarang itu bisa dibilang jauh sama An di masa lalu, dan kupikir itulah yang bikin aku nggak suka An tapi di sisi lain juga sayang sama An. Kupikir, Mbak Windry berhasil membawakan seorang tokoh yang bisa dibenci dan dicintai secara bersamaan. Julian dan An ini manis banget, ya. Tokoh Julian pun bukan tokoh yang sering muncul di cerita romance yang kubaca biasanya. Dia lebih pemalu dan mudah terbaca. Sering banget salah tingkah dan ditutupi sama marah-marah. Kalau dia udah ngomel tuh lucu aja jadinya.
Cons:
Cerita Mbak Windry kali ini erat banget sama kehilangan, grieving, penyesalan, dan pengandaian untuk kesempatan kedua. Beberapa hal yang aku suka dari buku ini adalah: Eskalasi karakternya. Cerita ini dibawakan dengan alur campuran. Kita bakalan lebih kenal An setelah masa lalunya terceritakan semua. An di masa sekarang itu bisa dibilang jauh sama An di masa lalu, dan kupikir itulah yang bikin aku nggak suka An tapi di sisi lain juga sayang sama An. Kupikir, Mbak Windry berhasil membawakan seorang tokoh yang bisa dibenci dan dicintai secara bersamaan. Julian dan An ini manis banget, ya. Tokoh Julian pun bukan tokoh yang sering muncul di cerita romance yang kubaca biasanya. Dia lebih pemalu dan mudah terbaca. Sering banget salah tingkah dan ditutupi sama marah-marah. Kalau dia udah ngomel tuh lucu aja jadinya.
Cons:
Ini lebih ke prefensi sih, tapi pada dasarnya aku memang nggak begitu suka dengan cinta segitiga, jadi ketika An mau ke sana sini, bikin aku risih aja jadinya sama dia. Buka kesempatan dan harapan buat orang lain, tapi masa lalu masih terbayang. Jadi, alih-alih dia tulus ke Julian, Julian terasa kayak pelarian. Sama kayak An yang kerja di Afternoon Tea karena pelarian. Aku jadi kesel sendiri juga kalau An udah mau-mau aja diajak sama Jinendra. Apalagi kalau inget masa lalunya. Yah, emang bener kata An, dia ini egois dan cuman mikirin keuntungannya sendiri.
emotional
lighthearted
medium-paced
Plot or Character Driven:
Character
Strong character development:
Yes
Loveable characters:
Yes
Diverse cast of characters:
No
Flaws of characters a main focus:
Yes
1 Februari 2024
Setiap baca buku-bukunya Mbak Prisca, mood yang didapet itu pasti sendu, magical, hangat, dan manis. Entah kapan terakhir kali baca romance yang manisnya tuh pas dan nggak berlebihan, juga nggak bikin geli.
Dulu sempet baca ceritanya waktu masih di Cabaca dan udah lama. Tapi, pas sekarang baca lagi, beberapa hal yang kusuka adalah:
Chemistry Celia-Hayden pas banget. Aku suka tiap mereka udah berdua. Karakterisasi Hayden yang digambarkan sangat logis, bertolak belakang banget sama Celia dan buku ini bikin tokoh-tokohnya seimbang.
Ada juga Mr Lyndon yang nambah warna. Mr Lyndon ini aku rasa adalah gabungan Hayden dan Celia, jadi ada dia di antara mereka sebagai βseniorβ bisa ngimbangin keduanya.
Setting 90an kala winter ini bisa digambarkan dengan jelas. Kupikir enggak heran sih, karena salah satu kelebihan dari tulisan-tulisan Mbak Pris itu bisa bikin setting dalam cerita jadi unsur yang memperkuat ceritanya.
Aku sukaaa banget sama isu pertemanan yang diangkat di cerita ini. Temen-temen Celia ini orang-orang yang sering kita temuin di dunia nyata, dan aku juga suka gimana Celia ngehadapin teman-temannya. Kill them with kindness-nya smooth banget, and I love it.
Kekurangan buku ini mungkin satu aja, ya. Aku juga nggak bisa bilang ini kekurangan sih, tapi kurasa aku rada bosan di tiga chapter awal buku ini. Time loop ya tricky-nya itu. Mungkin karena aku dulu sempet baca juga jadi udah tahu awalnya gimana.
Setiap baca buku-bukunya Mbak Prisca, mood yang didapet itu pasti sendu, magical, hangat, dan manis. Entah kapan terakhir kali baca romance yang manisnya tuh pas dan nggak berlebihan, juga nggak bikin geli.
Dulu sempet baca ceritanya waktu masih di Cabaca dan udah lama. Tapi, pas sekarang baca lagi, beberapa hal yang kusuka adalah:
Chemistry Celia-Hayden pas banget. Aku suka tiap mereka udah berdua. Karakterisasi Hayden yang digambarkan sangat logis, bertolak belakang banget sama Celia dan buku ini bikin tokoh-tokohnya seimbang.
Ada juga Mr Lyndon yang nambah warna. Mr Lyndon ini aku rasa adalah gabungan Hayden dan Celia, jadi ada dia di antara mereka sebagai βseniorβ bisa ngimbangin keduanya.
Setting 90an kala winter ini bisa digambarkan dengan jelas. Kupikir enggak heran sih, karena salah satu kelebihan dari tulisan-tulisan Mbak Pris itu bisa bikin setting dalam cerita jadi unsur yang memperkuat ceritanya.
Aku sukaaa banget sama isu pertemanan yang diangkat di cerita ini. Temen-temen Celia ini orang-orang yang sering kita temuin di dunia nyata, dan aku juga suka gimana Celia ngehadapin teman-temannya. Kill them with kindness-nya smooth banget, and I love it.
Kekurangan buku ini mungkin satu aja, ya. Aku juga nggak bisa bilang ini kekurangan sih, tapi kurasa aku rada bosan di tiga chapter awal buku ini. Time loop ya tricky-nya itu. Mungkin karena aku dulu sempet baca juga jadi udah tahu awalnya gimana.
Story Of Us (Side A)
Wiwi Suyanti, Nima, Maeta, Inggrid Sonya, Naura Aini, Pudjangga Lama, Acariba, Kincirmainan, Aqessa Aninda, Anindya Frista, Asri Tahir
Rating aslinya 3,36 π
Itu hasil dari rata2 semua rating yang kukasih tiap cerpen. Untuk tiap review nya ada di progress, jadi nggak akan aku ulang juga.
NANGIS BANGEEET, AKHIRNYA SELESAI BACA JUGAA, HUHU. AKU BACA 10 NOVEL LHO!!! WKKWKWWK
Mulai baca 19 feb 2023, beres 1 Feb 2024. Setahun kurang berapa hari tuh?? π π
Dari Side A ini, ini cuman nemu penulis 2 atau 3 penulis yg aku keknya mau lanjut baca certa2nya. Ini terlepas dari penulis yang emang aku udah punya bukunya ya, kayak Kak Aqessa, Kak Nau, dan Mbak Wiwi.
Jadi kayaknya yg bisa aja kubaca lagi itu diantaranya Inggrid, Mbak Kincir, Mbak Maeta. Buat Mbak Nima, 50:50. Gaya berceritanya sesuai selera, tpi crtanya problematik jdi gimana nanti wkkwwk.
Itu hasil dari rata2 semua rating yang kukasih tiap cerpen. Untuk tiap review nya ada di progress, jadi nggak akan aku ulang juga.
NANGIS BANGEEET, AKHIRNYA SELESAI BACA JUGAA, HUHU. AKU BACA 10 NOVEL LHO!!! WKKWKWWK
Mulai baca 19 feb 2023, beres 1 Feb 2024. Setahun kurang berapa hari tuh?? π π
Dari Side A ini, ini cuman nemu penulis 2 atau 3 penulis yg aku keknya mau lanjut baca certa2nya. Ini terlepas dari penulis yang emang aku udah punya bukunya ya, kayak Kak Aqessa, Kak Nau, dan Mbak Wiwi.
Jadi kayaknya yg bisa aja kubaca lagi itu diantaranya Inggrid, Mbak Kincir, Mbak Maeta. Buat Mbak Nima, 50:50. Gaya berceritanya sesuai selera, tpi crtanya problematik jdi gimana nanti wkkwwk.